Minggu, 27 November 2016

PRmu Deritamu


Banyak sekali orang yang sangat menbenci PR, tapi bagi gue PR bukan untuk dibenci tapi untuk dimusnahkan dari muka bumi. 

Seperti halnya godzila di jepang yang diberantas oleh ULTRAMAN nampaknya PR juga harus diberantas oleh seorang bernama ULUMMAN, ini namanya udh mirip ULTRAMAN belum ? kayaknya lebih mirip SILUMAN yah. 



ULTRAMAN ASLI
Penampakan ULUMMAN

Entah kenapa akhir akhir ini gue muak banget sama yang namanya PR kalo disamain bon cabe mungkin kemuakan gue di level 16 yap 1 tingkat di atas maksimal  (bon cabe max lvl 15).

gue sendiri menghabiskan waktu sekolah dari jam 7 sampai jam 4 sore, 9 jam disekolah yang predikatnya digunakan untuk belajar dan ketika pulang harus mengerjakan PR. OH ayolahhhh otak gue bukan alfamaret 24 jam, gue butuh waktu untuk mengembangkan bakat gue yang lain kaya bakat malas, bakat tidur, bakat ngupil. yaah semacam itulah.

GILA !!! mau pecah pala gue mikirin PR, yah dipikirin doang sih.

menurut gue penemu PR harusnya merasa menyesal karena membuat semua generasi setelahnya hampir mengalami  KANKER, SERANGAN JANTUNG, IMPOTENSI DAN GANGGUAN KEHAMILAN DAN JANIN. yah hubungin sendiri lah.

Sama seperti halnya newton yang menemukan hukum newton saat melihat apel jatuh, penemu PR mungkin menemukan PR saat ngupil.

Kenapa tidak ada royalti yang dibayarkan kepada penemu PR ini saat ada orang yang menggunakannya ? kalau ada itu akan berdampak besar pada kami pelajar otak tingkat jongkok karena penggunaan PR dapat ditekan ke batas terendah. tapi percayalah pr yang dia ciptakan mempunyai banyak manfaat malahan saking banyaknya gue gak bisa sebutin satupun.

PR, PR dan PR

Bagi pejalar ganteng seperti gue, PR merupakan momok yang menakutkan mungkin saking menakutkannya bisa dijadikan aktor acara dunia lain.

Mungkin ilustrasinya seperti ini, peserta duduk dengan satu buah lilin, lalu kemudian

"itu ada putih putih mendekat, dia makin mendekat, saya takut, oh tidakkkk saya menyerah itu PR MATEMATIKA"



Oke cukup.

Untuk para guru percayalah anda akan lebih tampan dan cantik saat tidak memberikan PR, tingkat ketampanan dan kecantikan anda naik 120% tanpa terkecuali.

"Aduh maaf bu saya lupa bawa bukunya, ketinggalan di rumah" 

Bisa dibilang ini seperti kamekameha yang digunakan untuk menghancurkan PR. Seiring dengan berjalannya waktu keefektifan kamekameha tersebut semakin berkurang karena, orang yang dulu pernah menggunakannya, ada yang menjadi guru dan statistiknya naik setiap tahun. dulu alasan ini mempan gue gunakan dari SD sampai kelas 2 SMP. tapi tidak pada kelas 3, pernah ada nih temen gue yang menggunakan kamekameha ini, tapi nampaknya bukan dewi fortuna yang menaunginya saat itu tapi dewi fortune cookies karena bukannya berhasil tapi gurunya malah bilang 

"Ayo kita ke rumah kamu, ambil bukunya"

Kasian kasian 

Guru pelupa merupakan sasaran empuk untuk kami yang malas mengerjakan PR. Karena pas hari H semua murid akan membuat drama yang super epik dan menggemparkan dunia perdramaan indonesia (Perdramaan ? wkwkwk)



Adegan 1
Guru masuk, mengabsen seperti biasa.

Adegan 2 
Ada murid yang mengalihkan perhatiannya, supaya dia lupa kalau ada PR. seperti,

"ih bapak ganteng ya hari ini....",
"pak anak bapak udah sunat ?"
"pak bapak udah sunat ?"

Yah...., kurang lebih seperti itulah. Kemudian, kalau dia tidak menanyakan "ada PR ga anak anak ?" . Maka drama selesai disini, tapi kalau dia menanyakan, maka lanjut ke adegan ke 3

Adegan 3
Disinilah kesolidan suatu kelas diuji, semua harus kompak menjawab "Tidak ada" tapi jika ada yang berhianat maka percumalah adegan 1 dan 2. Biasanya yang berhianat akan dihukum sesuai tingkat kesulitan PR. ada yang cuma di "Whoooo", ada yang ditimpukin kertas, dikucilkan, dirajam, dibakar. 

TAMAT 

Tapi PR sendiri membuat kita disiplin termasuk disiplin masuk pagi karena mau nyalin, PR juga membuat kita toleran terhadap sesama, oke ini agak berat. Manusia diciptakan dengan keahlian yang berbeda beda ada yang jago Fisika, Matematika, Olahraga, Bahasa Sunda perbedaan ini yang mebuat kita saling mengerti satu satu lain dan membantu orang lain dengan keahlian yang kita miliki. gilaaaaa dalem banget pemikiran gue wkwkwkwk.

Kadang gue mikir kalau tidak ada PR didunia, maka akankah terjadi peperangan ? jawabannya hanya tuhan yang tau. 

"Hari yang buruk bukanlah hari dimana kamu putus cinta, tapi saat semua guru di hari itu memberi PR" -Ulum (17), 2016





0 komentar:

Posting Komentar